Parungpanjang, Kab. Bogor, Jawa Barat pcpmparungpanjang@gmail.com
Berita

Kajian Shubuh Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Cibunar Bahas Makna Berserah Diri Kepada Allah

Kajian Shubuh di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Cibunar pada Sabtu, 19 September 2026, mengangkat tema “Bukan Menyerah, Tapi Berserah: Memahami Tawakkal Setelah Ikhtiar.” Kajian tersebut disampaikan oleh Asraar Kamal Azmi, S.T.P, M.Sc, Anggota Divisi Kaderisasi PCPM Parung Panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Asraar Kamal Azmi mengajak jamaah untuk memahami bahwa manusia perlu terus berikhtiar, tetapi tidak menjadikan usaha sebagai satu-satunya sandaran. Menurut Azmi, manusia terkadang mudah menganggap keberhasilan sebagai hasil kerja keras, kepintaran, atau strateginya sendiri, sehingga melupakan bahwa Allah-lah yang menggerakkan berbagai sebab menuju keberhasilan.

Belajar dari Kisah Para Nabi

Pesan tersebut kemudian direfleksikan melalui sejumlah kisah para nabi. Salah satunya adalah kisah Nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan paus. Sebuah kondisi paling tidak berdaya yang bisa dialami manusia.

"Berada dalam tiga lapis kegelapan. Perut ikan, dasar laut, dan malam. Di titik itu tidak ada ikhtiar yang bisa dilakukan selain berdoa. Dan di titik paling akhir itulah pertolongan Allah datang," kata Azmi.

Azmi juga mengangkat kisah Nabi Ismail AS, Nabi Musa AS, Nabi Ibrahim AS, serta Nabi Muhammad SAW. Kisah-kisah tersebut menunjukkan bagaimana para nabi menghadapi situasi sulit dengan tetap berpegang pada ketaatan dan tawakal kepada Allah.

Dari berbagai kisah tersebut, jamaah diajak memahami bahwa tawakal bukan berarti berhenti berusaha. Tawakal adalah tentang berserah, menyadari bahwa hasil dari ikhtiar yang dilakukan tetap ada campur tangan Tuhan di sana.

"Ada pola yang sama di setiap kisah ini, yaitu pertolongan Allah selalu hadir bukan di tengah proses, tapi di ujung. Ini bukan kebetulan. Ini adalah cara Allah mendidik hamba-Nya agar sadar bahwa keberhasilan itu murni karena Allah, bukan karena kehebatan usaha manusia semata," jelas Azmi.

Tawakal Melatih Kesabaran dan Kerendahan Hati

Azmi juga menjelaskan sejumlah hikmah dari datangnya pertolongan Allah setelah seseorang melalui proses panjang. Di antaranya adalah menghilangkan kesombongan, melatih kesabaran dan keteguhan iman, membuktikan ketulusan tawakal, serta menguatkan ketergantungan hati kepada Allah, bukan semata-mata kepada sebab-sebab duniawi.

Di akhir penyampaian materi, Azmi mengajak jamaah untuk tidak mudah berputus asa ketika perjuangan belum membuahkan hasil. Sebaliknya, setiap proses hendaknya dijalani dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh, kesabaran, dan keyakinan bahwa pertolongan Allah dapat hadir melalui jalan yang tidak disangka-sangka.

Poster Detail
Sapa Admin